Alasan Ahmad Zaky Tak Lagi Jadi Bos Bukalapak

Alasan Ahmad Zaky Tak Lagi Jadi Bos Bukalapak

Alasan Ahmad Zaky Tak Lagi Jadi Bos Bukalapak

Bukalapak mengumumkan alasan penggantian jajaran pimpinan perusahaan

ecommerce yang diumumkan Senin (9/12) pukul 16.00 WIB. Dari pengumuman itu, posisi CEO dialihkan dari Ahmad Zaky ke tangan Rachmat Kaimuddin. Bukalapak pun membeberkan alasan penggantian pimpinan perusahaan.

Penggantian ini diharapkan bisa membuat Bukalapak menjadi perusahaan unicorn ecommerce yang berkelanjutan.

“Suksesi kepemimpinan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mempersiapkan Bukalapak memasuki dekade keduanya dan merealisasikan misinya untuk menjadi ecommerce yang berkelanjutan,” seperti tertulis dalam siaran pers yang diterima CNNIndonesia.com.

Bukalapak mengaku perubahan pimpinan ini merupakan bagian dari rencana jangka

panjang ini telah dimulai sejak bulan Oktober 2016. Saat itu, Willix Halim ditunjuk sebagai Chief Operating Officer (COO) Bukalapak.
Lihat juga:Kisah Muram Bukalapak Sebelum Ditinggal Ahmad Zaky

Perubahan ini akan efektif dijalankan pada tanggal 6 Januari 2020, dimana Achmad Zaky akan melanjutkan fungsinya di perusahaan sebagai Pengawas, Pendiri, Mentor Tech Startup, dan juga pimpinan yayasan yang akan segera diresmikan, Achmad Zaky Foundation.

“Dengan performa bisnis yang baik dan modal yang cukup, kami melihat Rachmat

Kaimuddin mampu melanjutkan warisan Achmad Zaky dan bahkan membawa perusahaan ke arah yang lebih baik, bahkan melebihi ekspektasi saat ini.”

Muhammad Rachmat Kaimuddin adalah seorang leader yang berpengalaman dengan latar belakang pendidikan, Teknik, dan pengalaman bekerja di bidang manajemen keuangan.

 

Sumber :

https://obatwasirambeien.id/boxing-star-apk/