Bandung Sabet Anugerah Bunda Paud Nasional

Bandung Sabet Anugerah Bunda Paud Nasional

Bandung Sabet Anugerah Bunda Paud Nasional

BANDUNG – Pemkot Bandung melalui Disdik Kota Bandung kembali mendapatkan penghargaan dengan menyabet Anugerah Bunda Paud Tingkat Nasional dalam memperingati Hari Anak Universal 2017. Penghargaan diterima langsung Bunda Paud Kota Bandung Atalia Praratya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana mengaku, bersyukur karena mendapatkan penghargaan tersebut. Menurut dia, penghargaan itu tidak lepas dari dorongan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil serta istrinya Atalia Praratya yang memang konsen di pendidikan anak usia dini dan pembinaan keluarga.

”Alhamdulillah kami bisa mengukir prestasi di Hari Anak Universal 2017. Kota Bandung mendapat apresiasi Kemdikbud dalam hal pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan anak usia dini,” tutur Elih kepada Jabar Ekspres, di hotel Allium Kota Tangerang, kemarin (20/11).

”Selamat dan terima kasih ibu Atalia Prataya atas dukungannya selama ini,” sambung Elih.

Elih mengungkapkan, selain terus mendorong program pendidikan usia dini, penghargaan tersebut tidak lepas dari peran serta bunda Paud tingkat kecamatan dan kelurahan. Sebab, mereka dinilai berhasil menyukseskan perluasan akses Paud Bermutu melalui Gerakan Satu RW Satu PAUD, Rintisan Wajib PAUD Satu Tahun, dan Pengembangan PAUD Hiber sebagai rujukan pemerintah pusat rujukan mutu Paud di tiap kecamatan.

”Semangat untuk Bandung Juara !!!,” pekik Elih bersemangat.

Untuk diketahui, penyerahan anugerah dihadiri ibu negara ibu Liana Joko Widodo, Musfidah Yusuf Kalla, Mendikbud Muhajir Effendi, sejumlah istri menteri kabinet kerja yang tergabung dalam Oase Kabinet Kerja. Ikut hadir Dirjen Paud-Dikmas dan jajaran.

”Semoga dengan diperoelhnya anugerah ini akan lebih memacu program pendidikan anak usia dini yang berkualitas di Kota Bandung,” pungkas Elih.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Kota Bandung juga meraih Anugerah Kita Harus

Belajar (Kihajar) 2017 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Dikbud Muhadjir Effendy, Kamis (16/11) malam atas kepedulian dan komitmen Pemkot Bandung dan Disdik terhadap pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di dunia pendidikan.

Program Kihajar merupakan suatu kegiatan terpadu. Terdiri atas beberapa rangkaian kegiatan yang saling sinergi dan terkait satu sama lain. Rangkaian kegiatan tersebut dikategorikan ke dalam kegiatan besar yaitu, anugerah, lomba, seminar, dan pameran yang diselenggarakan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Elih Sudiapermana mewakili Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memaparkan, penghargaan ini pertama kalinya bisa diraih. ”Sebelumnya belum pernah menerima penghargaan ini,” kata Elih.

Kota Bandung, kata dia, telah mengembangkan berbagai aplikasi berbasis teknologi

informasi dan komunikasi (TIK) untuk memudahkan pelayanan dalam bidang pendidikan.

”Di antaranya aplikasi pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) online dan realtime yang dikembangkan melalui sistem zonasi sejak tahun 2005 hingga tahun 2017,” ungkap Elih.

Menurutnya, aplikasi ini direkomendasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk digunakan di Sumatera Utara. ”Program ini merupakan upaya kami untuk menghadirkan pelayanan pendidikan yang jujur dan berintegritas,” jelasnya.

Program lainnya, kata Elih adalah Cetak Elektronik Kegiatan Anggaran Sekolah

(Cekas). Program ini merupakan aplikasi yang membuat sekolah dapat lebih mudah merencanakan anggaran kegiatannya yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan. Dengan program ini akan membuat sekolah lebih akuntable

 

Baca Juga :