Masuki Era Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Siapkan Audit Teknologi

Masuki Era Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Siapkan Audit Teknologi

Masuki Era Revolusi Industri 4.0, Pemerintah Siapkan Audit Teknologi

JAKARTA – Memasuki era Industri 4.0, pemerintah bakal menggelar audit teknologi guna meningkatkan daya saing bangsa. Audit teknologi lebih diarahkan kepada kementerian dan lembaga di lingkungan pemerintahan.

“Audit teknologi lebih kepada lingkungan pemerintahan, tapi tak menutup kemungkinan bagi swasta yang mau melakukannya secara sukarela. Toh ini demi kebaikan perusahaannya,“ kata Dirjen Penguatan Inovasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Jumain Appe, saat menyelenggarakan ekspose kebijakan bertema Urgensi Audit Teknologi untuk menghadapi Industri 4.0 di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Dikatakannya, audit teknologi berperan mendorong inovasi teknologi nasional, meningkatkan efektifitas alih teknologi guna membangun kemampuan nasional mengendalikan dan mengoptimalkan penerapan teknologi, melindungi kemanan nasional, melindungi keselamatan dan kesehatan masyarakat. Lalu menjaga menjaga kelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan daya saing bangsa. “Peranan tersebut penting terutama dalam menghadapi revolusi industri 4.0.” imbuhnya.

Baca Juga:

Perkembangan Cepat AI dan IoT Paksa Perusahaan Bertransformasi
Alat Sterilisasi Alkohol Bisa Hancurkan Lapisan Luar Virus

Revolusi Industri 4.0, kata Jumain, ditandai dengan lahirnya disruptif teknologi dan

memacu lahirnya perusahaan-perusahaan rintisan berbasis teknologi (startup) yang mejadi pesaing utama. Sehingga mengancam eksistensi perusahaan-perusahaan mainstream.

“Ukuran besar perusahaan tidak menjadi jaminan, tapi akselerasi dan mobility

perusahaan menjadi kunci keberhasilan berkompetisi di pasar global. Untuk itu posisi perusahaan di era disruptif teknologi selalu well inform dan adaptif dengan audit teknologi,” tuturnya.

Untuk keperluan itu, pemerintah telah menyusun Peraturan Presiden

(Perpres) tentang Audit Tenologi yang kini telah melalui proses harmonisasi. Dia berharap perpres segera disahkan akhir tahun ini.

 

Baca Juga :