Mengintip Kreativitas Siswa SMKN 2 Kota Bekasi

Mengintip Kreativitas Siswa SMKN 2 Kota Bekasi

Mengintip Kreativitas Siswa SMKN 2 Kota Bekasi

 Berawal dari kekhawatiran penumpukan limbah baterai, Andi Febriyanto, siswa

kelas XII Teknik Elektro SMKN 2 Bekasi terpikirkan pemanfaatan energi alternatif untuk hal itu. Lantas ia membuat perangkat yang dapat mengisi daya baterai dengan memanfaatkan energi sinar matahari. Perangkat itu terpasang di helm.

“Kan kalau kita terus menerus menggunakan charger atau accu, lama-kelamaan akan soak. Otomatis limbahnya semakin banyak. Untuk mengurangi limbah, harus ada alternatif meminimalisasinya,” ucap Andi kepada pojokbekasi (Radar Bekasi Group), belum lama ini.

Helm ini terpasang solar cell berdaya 5 volt, baterai laptop bekas berkapasitas 10 ribu miliampere dan penstabil daya listrik.

“Dari sinar matahari dipaparkan ke solar cell, lalu mengalirkan arus ke modul. Di

modul, tegangan arus akan distabilkan. Misal solar cell, tegangannya 3 atau 4 volt di modul distabilkan jadi 5 volt,” imbuhnya.

Ia mengaku sudah menguji coba perangkat itu berkali-kali. Saat daya ponsel penuh otomatis alat itu akan berhenti menyuplai daya. “Jadi aman, karena dilengkapi stop charging. Kalau baterai sudah full, otomatis akan berhenti mengisi,” katanya.

Pembuatan perangkat itu hanya menelan biaya sekira Rp300-400 ribu dengan waktu pengerjaan sekitar sebulan.

“Saya pernah dapat juara kedua tingkat Kota Bekasi 2018 kemarin. Meski belum

memiliki hak paten, saya yakin suatu waktu karya saya ini dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak, termasuk orang-orang kebanyakan yang beraktivitas di jalan,” demikian Andi. (

 

Sumber :

https://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/