7 Jenis-Jenis Penyakit Pada Ikan Mas

7 Jenis-Jenis Penyakit Pada Ikan Mas

Bintik merah (White spot)

Gejala: pada bagian tubuh (kepala, insang, sirip) tampak bintik-bintik putih, pada infeksi berat terlihat jelas lapisan putih, menggosok-gosokkan badannya pada benda yang ada disekitarnya dan berenang sangat lemah serta sering muncul di permukaan air. Pengendalian: direndam dalam larutan Methylene blue 1% (1 gram dalam 100 cc air) larutan ini diambil 2-4 cc dicampur 4 liter air selama 24 jam dan Direndam dalam garam dapur NaCl selama 10 menit, dosis 1-3 gram/100 cc air.

Bengkak insang dan badan ( Myxosporesi)

Gejala: tutup insang selalu terbuka oleh bintik kemerahan, bagian punggung terjadi pendarahan. Pengendalian; pengeringan kolam secara total, ditabur kapur tohon 200 gram/m2, biarkan selama 1-2 minggu.

Cacing insang, sirip, kulit (Dactypogyrus dan girodactylogyrus)

Gejala: ikan tampak kurus, sisik kusam, sirip ekor kadang-kadang rontok, ikan menggosok-gosokkan badannya pada benda keras disekitarnya, terjadi pendarahan dan menebal pada insang. Pengendalian: (1) direndan dalam larutan formalin 250 gram/m3 selama 15 menit dan direndam dalam Methylene blue 3 gram/m3 selama 24 jam; (2) hindari penebaran ikan yang berlebihan.

Kutu ikan (argulosis)

Gejala: benih dan induk menjadi kurus, karena dihisap darahnya. Bagian kulit, sirip dan insang terlihat jelas adanya bercak merah (hemorrtage). Pengendalian: (1) ikan yang terinfeksi direndan dalam garam dapur 20 gram/liter air selama 15 menit dan direndam larutan PK 10 ppm (10 ml/m3) selama 30 menit; (2) dengan pengeringan kolam hingga retak-retak.

Jamur (Saprolegniasis)

Menyerang bagian kepala, tutup insang, sirip dan bagian yang lainnya. Gejala: tubuh yang diserang tampak seperti kapas. Telur yang terserang jamur, terlihat benang halus seperti kapas. Pengendalian: direndam dalam larutan Malactile green oxalat (MGO) dosis 3 gram/m3 selama 30 menit; telur yang terserang direndam dengan MGO 2-3 gram/m3 selama 1 jam.

Gatal (Trichodiniasis)

Menyerang benih ikan. Gejala: gerakan lamban; suka menggosok-gosokan badan pada sisi kolam/aquarium. Pengendalian: rendam selam 15 menit dalam larutan formalin 150-
200 ppm.

Bakteri psedomonas flurescens

Penyakit yang sangat ganas. Gejala: pendarahan dan bobok pada kulit; sirip ekor terkikis. Pengendalian: pemberian pakan yang dicampur oxytetracycline 25-30 mg/kg ikan atau sulafamerazine 200mg/kg ikan selama 7 hari berturut-turut.

Bakteri aeromonas punctata

Penyakit yang sangat ganas. Gejala: warna badan suram, tidak cerah; kulit kesat dan
melepuh; cara bernafas mengap-mengap; kantong empedu gembung; pendarahan
dalam organ hati dan ginjal. Pengendalian: penyuntikan chloramphenicol 10-15 mg/kg ikan atau streptomycin 80-100 mg/kg ikan; pakan dicampur terramicine 50 mg/kg ikan selama 7 hari berturut-turut. Secara umum hal-hal yang dilakukan untuk dapat mencegah timbulnya penyakit dan hama pada budidaya ikan mas:

1) Pengeringan dasar kolam secara teratur setiap selesai panen.
2) Pemeliharaan ikan yang benar-benar bebas penyakit.
3) Hindari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas.
4) Sistem pemasukan air yang ideal adalah paralel, tiap kolam diberi satu pintu pemasukan air.
5) Pemberian pakan cukup, baik kualitas maupun kuantitasnya.
6) Penanganan saat panen atau pemindahan benih hendaknya dilakukan secara hati-hati dan benar.
7) Binatang seperti burung, siput, ikan seribu (lebistus reticulatus peters) sebagai pembawa penyakit jangan dibiarkan masuk ke areal perkolaman.

 

Sumber : http://bkpsdm.pringsewukab.go.id/blog/cara-menanam-buah-naga/

Pemanenan Benih Dan Hasil Pembesaran Ikan Mas

Pemanenan Benih Dan Hasil Pembesaran Ikan Mas

Pemanenan Benih Dan Hasil Pembesaran Ikan Mas

Pemanenan Benih

Sebelum dilakukan pemanenan benih ikan, terlebih dahulu dipersiapkan alatalat tangkap dan sarana perlengkapannya. Beberapa alat tangkap dan sarana yang disiapkan diantaranya keramba, ember biasa, ember lebar, seser halus sebagai alat tangkap benih, jaring atau hapa sebagai penyimpanan benih sementara, saringan yang digunakan untuk mengeluarkan air dari kolam agar benih ikan tidak terbawa arus, dan bak-bak penampungan yang berisi air bersih untuk penyimpanan benih hasil panen.

Panen benih ikan dimulai pagi-pagi, yaitu antara jam 04.00–05.00 pagi dan sebaiknya berakhir tidak lebih dari jam 09.00 pagi. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari terik matahari yang dapat mengganggu benih ikan kesehatan tersebut. Pemanenan dilakukan mula-mula dengan menyurutkan air kolam pendederan sekitar pkul 04.00 atau 05.00 pagi secara perlahan-lahan agar ikan tidak stres akibat tekanan air yang berubah secara mendadak. Setelah air surut benih mulai ditangkap dengan seser halus atau jaring dan ditampung dalam ember atau keramba. Benih dapat dipanen setelah dipelihara selama 21 hari. Panenan yang dapat diperoleh dapat mencapai 70-80% dengan ukuran benih antara 8-12 cm.

Cara Perhitungan Benih

Untuk mengetahui benih ikan hasil panenan yang disimpan dalam bak penyimpanan maka sebelum dijual, terlebih dahulu dihitung jumlahnya. Cara menghitung benih umumnya dengan memakai takaran, yaitu dengan menggunakan sendok untuk larva dan kebul, cawan untuk menghitung putihan, dan dihitung per ekor untuk benih ukuran glondongan. Penghitungan benih biasanya dengan cara:a) Penghitungan dengan sendok.

Pembersihan

Pada umumnya, dasar kolam pendederan sudah dirancang miring dan ada saluran di tengah kolam, selain itu pada dasar kolam tersebut ada bagian yang lebih dalam dengan ukuran 1-2 meter persegi sehingga ketika air menyurut, maka benih ikan akan mengumpul di bagian kolam yang dalam tersebut. Benih ikan lalu ditangkap sampai habis dan tidak ada yang ketinggalan dalam kolam. Benih ikan tersebut semuanya disimpan dalam bak-bak penampungan yang telah disiapkan.

Pemanenan Hasil Pembesaran

Untuk menangkap/memanen ikan hasil pembesaran umumnya dilakukan panen total. Umur ikan mas yang dipanen berkisar antara 3-4 bulan dengan berat berkisar antara 400-600 gram/ekor. Panen total dilakukan dengan cara mengeringkan kolam, hingga ketinggian air tinggal 10-20 cm. Petak pemanenan/petak penangkapan dibuat seluas 2 meter persegi di depan pintu pengeluaran (monnik), sehingga memudahkan dalam penangkapan ikan. Pemanenan dilakukan pagi hari saat keadaan tidak panas dengan menggunakan waring atau scoopnet yang halus. Lakukan pemanenan secepatnya dan hati-hati untuk menghindari lukanya ikan.

Dilakukan untuk pengangkutan benih jarak jauh yang memerlukan waktu lebih dari 4-5 jam, menggunakan kantong plastik. Volume media pengangkutan terdiri dari air bersih 5 liter yang diberi buffer Na2(hpo)4.H2O sebanyak 9 gram. Cara pengemasan benih ikan yang diangkut dengan kantong plastik:

(1) masukkan air bersih ke dalam kantong plastik kemudian benih;
(2) hilangkan udara dengan menekan kantong plastik ke permukaan air;
(3) alirkan oksigen dari tabung dialirkan ke kantong plastik sebanyak 2/3 volume keseluruhan rongga (air:oksigen=1:2);
(4) kantong plastik lalu diikat.
(5) kantong plastik dimasukkan ke dalam dos dengan posisi membujur atau ditidurkan.

 

Sumber : https://dcc.ac.id/blog/cara-menanam-bibit-buah-naga/

Cara Cek IMEI atau Nomer Seri iPhone

Cara Cek IMEI atau Nomer Seri iPhone

Cara Cek IMEI atau Nomer Seri iPhone

Kali ini Jagoan gadget akan membahas tentang cara mengetahui ata melihat IMEI iPhone. Mungkin hal ini bukan yang sering kita lakukan setiap hari, namun melihat IMEI sebuah perangkat ponsel merupakan hal yang sangat penting terutama ketika Anda akan membeli ponsel bekas untuk mencocokannya dengan yang ada dikardus atau mengetahui kondisi ponsel tersebut.

Pertama – tama kita kenali dulu apa itu IMEI?  Apa Fungsi IMEI? IMEI singkatan dari International Mobile Equipment Identify yang merupakan serangkaian angka yang terdiri dari 14 digit atau 16 digit. Setiap Anda membeli handphone pasti mendapatkan nomer seri untuk handphone tersebut dan 1 nomer seri atau IMEI hanya untuk 1 unit handphone. Seperti namanya, angka – angka ini digunakan untuk pengidentifikasian sebuah handphone. Berikut fungsi nomer IMEI pada sebuah handphone.

Fungsi IMEI pada Handphone

  • Untuk memverisikasi kepemilikan sebuah handphone. Misalnya jika HP anda hilang karena dicuri atau sebagainya dan Anda menemukan sebuah handphone dijual yang sama persis dengan milik Anda, yang perlu dilakukan adalah mencocokan nomer IMEI yang ada pada kotak handphone Anda yang hilang dengan handphone tersebut, jika sama maka handphone tersebut adalah benar milik Anda. Dengan catatan Anda membeli handphone resmi sehingga kotak tersebut bisa menjadi bukti yang sah.
  • Untuk mengecek keaslian sebuah handphone. Maraknya handphone replika atau supercopy yang memiliki desain body yang sangat menyerupai produk original atau asli banyak membuat orang sulit membedakannya. Apalagi dengan spesifikasinya yang kini sudah mulai menyamai dengan smartphone asli. Nah, salah satu cara untuk mengetahui bahwa sebuah handphone asli atau bukan kita bisa menggunakan IMEI dengan memasukannya ke website International Numbering Plan, jika handphone tersebut asli maka akan muncul informasi mengenai handphone tersebut.
Untuk mengetahui IMEI sebuah handphone ada beberapa cara, biasanya tergantung merk dan tipe HP. Pada iPhone ada cara untuk melihat IMEI. Berikut cara cek IMEI pada perangkat smartphone iPhone.

Cara Cek IMEI iPhone

Cara pertama adalah dengan melihat pada kardus atau kotak iPhone tersebut. Nomer seri atau IMEI tertera pada bagian belakang bawah kardus yang tertera pada stiker yang menempel. Namun cara ini belum cukup, kita juga harus memeriksa IMEI yang ada pada perangkat, apakah sama dengan kotak.
Memeriksa IMEI pada perangkat, caranya sangat mudah. Anda hanya perlu masuk ke menu Setting > General > About. disitu akan terlihat semua informasi perangkat termasuk nomer seri.
Selain itu Anda juga bisa menggunakan aplikasi iTunes untuk memeriksa nomer seri iPhone Anda. Caranya sangat mudah. Hubungkan iPhone Anda dengan iTunes, jika sudah terhubung klik atau pilih menu library (perpustakaan) maka akan terlihat data informasi mengenai perangkat iPhone Anda.

Baca Artikel Lainnya:

Desa – Pengertian, Ciri dan Unsur

Desa – Pengertian, Ciri dan Unsur

Desa - Pengertian, Ciri dan Unsur

Pengertian Desa

desa adalah suatu perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial. ekonomis, politik. dan budaya di suatu wilayah dalam hubungan dengan pengaruh timbal balik dengan daerah-daerah lain. Ada beberapa istilah desa, misalnya gampong (Aceh), kampung (Sunda), nagari (Padang), wanus (Sulawesi Utara), dan huta (Batak). Suatu daerah dikatakan desa, jika masih memiliki ciri khas yang dapat dibedakan dengan daerah lain di sekitarnya.

Ciri-Ciri Desa

Berdasarkan pengertian Direktorat Jenderal Pembangunan Desa (Dirjen Bangdes), ciri-ciri desa adalah:

  • perbandingan lahan dengan manusia (man land ratio) cukup besar;
  • lapangan kerja yang dominan adalah sektor pertanian (agraris);
  • hubungan antarwarga desa masih sangat akrab;
  • sifat-sifat masyarakatnya masih memegang teguh tradisi yang berlaku.
Secara Umum, kondisi desa di Indonesia memiliki ciri-ciri yang relatif sama, yaitu:
  • desa dan masyarakat memiliki hubungan yang erat dengan lingkungan alam;
  • iklim dan cuaca mempunyai pengaruh besar terhadap petani sehingga warga desa banvak tergantung pada peruhahan musim;
  • keluarga desa merupakan unit sosial dan unit kerja;
  • Jumlah penduduk dan luas wilayah desa tidak begitu besar;
  • kegiatan ekonomi mayoritas agraris;
  • masyarakat desa merupakan suatu paguyuban;
  • proses sosial di desa umumnya berjalan lambat;
  • warga desa pada umumnva berpendidikan rendah.

Unsur-Unsur Desa

Desa mempunyal tiga unsur penting, yaltu:

  • daerah. meliputi lokasi, luas, dan batas wilayah serta penggunaannya
  • penduduk. berkaitan erat dengan kualitas dan kuantitas penduduk, meliputi jumlah, pertumbuhan, kepadatan, persebaran, dan mata pencaharian;
  • tata kehidupan. dalam hal ini pola tata pergaulan dan ikatan pergaulan sesama warga desa, biasanya hubungan antaranggota masyarakat masih sangat erat.

Sumber:

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Bidang Miring – Pengertian, Rumus dan Contoh

Bidang Miring – Pengertian, Rumus dan Contoh

Bidang Miring - Pengertian, Rumus dan Contoh

Pengertian Bidang Miring

Bidang miring adalah salah satu alat pesawat sederhana yang terdiri dari permukaan miring. Bidang miring digunakan untuk memindahkan benda-benda yang berat dari bawah ke atas atau sebaliknya.. Dengan bantuan bidang miring gaya yang dikeluarkan untuk mendorong benda menjadi lebih kecil daripada diangkat, walaupun lintasan yang ditempuh menjadi lebih panjang. Prinsip bidang miring banyak ditemukan dalam kehidupan sehari – hari. Penerapan prinsip bidang miring memiliki keuntungan, yaitu dapat memindahkan benda ke tempat yang lebih tinggi dengan gayayang lebih kecil. Akan tetapi, prinsip bidang miring ini memiliki kelemahan, yaitu jarak tempuh menjadi lebih jauh. Pembuatan tangga dan jalan-jalan di pegunungan merupakan salah satu contoh penerapan prinsip bidang miring.

Rumus Bidang Miring

Rumus bidang miring dibentuk dari perpaduan antara gaya kuasa, berat benda, tinggi, dan panjang bidang miring.

Secara matematis, rumus bidang miring yaitu:

Fk x s = W x h
Dengan:
  • Fk = Gaya kuasa (N)
  • s = Panjang bidang miring (m)
  • W = Berat benda (N)
  • h = Tinggi bidang miring (m)

Selain itu, keuntungan mekanik bidang miring dirumuskan:

Keuntungan Mekanik = W / F = s / h

Contoh Bidang Miring

Contoh alat yang menggunakan prinsip bidang miring adalah pisau, pahat, paku, kapak, dan baut.

Metode Jigsaw

Metode Jigsaw

Metode Jigsaw

Langkah – langkahnya :

a. Kelas dibagi menjadi beberapa tim yang anggotanya terdiri 4 atau 5 siswa dengan karakteristik yang heterogen.

b. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks dan setiap siswa bertanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian dari bahan akademik tersebut.

c. Para anggota dari beberapa tim yang berbeda memiliki tanggung jawab untuk mempelajari suatu bagian akademik yang sama dan selanjutnya berkumpul untuk saling membantu mengkaji bagian bahan tersebut (kelompok pakar / expert group).

d. Selanjutnya para siswa yang berada dalam kelompok pakar kembali ke kelompok semula ( home teams )untuk mengajar anggota lain mengenai materi yang telah dipelajari dalam kelompok pakar.

e. Setelah diadakan pertemuan dan diskusi dalam “ home teams “ para siswa dievaluasi secara individual mengenai bahan yang telah dipelajari.

Metode G ( Group Investigation )

Metode ini dirancang oleh Herbet Thelen dan diperbaiki oleh Sharn. Dalam metode ini siswa dilibatkan sejak perencanaan baik dalam menentukan topik maupun mempelajari melalui investigasi. Dalam metode ini siswa dituntut untuk memiliki kemampuan yang baik dalam komunikasi dan proses memiliki kelompok.

Langkah-langkahnya :

a. Seleksi topik

b. Merencanakan kerjasama

c. Implementasi

d. Analisis dan sintesis

e. Penyajian hasil akhir

f. Evaluasi selanjutnya

4. Metode struktural

Metode ini dikembangkan oleh Spencer Kagan, yang menekankan pada struktur – struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola – pola interaksi siswa.

Contoh teknik pembelajaran metode struktural yaitu :

a. Mencari Pasangan ( Make a Match )

Dikembangkan oleh Larana Curran, dimana keunggulan teknik ini adalah siswa mencari pasangan sambil belajar mengenai suatu konsep atau topic dalam suasana yang menyenangkan. Langkah – langkahnya :

1) Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review ( persiapan menjelang tes atau ujian ).

2) Setiap siswa mendapat satu buah kartu.

3) Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya.

4) Siswa bisa juga bergabung dengan dua atau tiga siswa lain yang memegang kartu yang cocok.

5) Para siswa mendiskusikan penyelesaian tugas secara bersama – sama.

6) Presentasi hasil kelompok atau kuis.

b. Bertukar Pasangan

Langkah – langkahnya :

1) Setiap siswa mendapatkan satu pasangan ( guru bisa menunjukkan pasangannya atau siswa melakukan prosedur / teknik mencari pasangan.

2) Guru memberikan tugas dan siswa mengerjakan tugas dengan pasangannya.

3) Setelah selesai setiap pasangan bergabung dengan satu pasangan yang lain.

4) Kedua pasangan tersebut bertukar pasangan. Masing – masing pasangan yang baru ini kemudian saling menanyakan dan mengukuhkan jawaban mereka.

5) Temuan baru yang didapatkan dari pertukaran pasangan kemudian dibagikan pada pasangan semula.

c. Berkirim Salam dan Soal

Langkah – langkahnya :

1) Guru membagi siswa dalam kelompok berempat dan setiap kelompok ditugaskan untuk menuliskan beberapa pertanyaan yang akan dikirim ke kelompok lain. Guru bisa mengawasi dan membantu memilih soal-soal yang cocok.

2) Kemudian masing-masing kelompok mengirimkan satu orang utusan yang akan menyampaikan salam dan soal dari kelompoknya.

3) Setiap kelompok mengerjakan soal kiriman dari kelompok lain.

4) Setelah selesai jawaban masing – masing kelompok dicocokan dengan jawaban kelompok yang membuat soal.

d. Bercerita Berpasangan

Teknik ini menggabungkankegiatan membaca, menulis, mendengarkan dan berbicara. Langkah – langkahnya :

a) Pengajar membagi bahan pelajaran menjadi dua bagian.

b) Pengajar memberikan pengenalan topik yang akan dibahas dalam pelajaran.

c) Siswa dipasangkan

d) Bagian pertama bahan diberikan kepada siswa yang pertama sedangkan siswa yang kedua menerima bagian yang kedua.

e) Kemudian siswa disuruh membaca atau mendengarkan bagian mereka masing-masing

f) Sambil membaca/mendengarkan siswa mencatat beberapa kata atau frase kunci yang ada dalam bagian masing-masing.

g) Siswa berusaha untuk mengarang bagian lain yang belum dibaca/didengarkan berdasarkan kata kunci.

h) Setelah selesai menulis, beberapa siswa bisa diberi kesempatan untuk membacakan hasil karangan mereka.

i) Pengajar membagiakan bagian cerita yang belum terbaca kepada masing –masing siswa.

j) Diskusi mengenai topik tersebut.

e. Dua Tinggal Dua Tamu ( Two Stay Two Stay )

Langkah-langkahnya :

1) Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok berempat.

2) Siswa bekerjasama dalam kelompok berempat seperti biasa.

3) Setelah selesai, dua orang dari masing – masing kelompok akan meninggalkan kelompoknya dan masing – masing bertamu ke dua kelompok lain.

4) Dua orang yang tinggal dalam kelompok bertugas membagikan hasil kerja dan informasi mereka ke tamu mereka.

5) Tamu mohon diri dan kembali ke kelompok mereka sendiri dan melaporkan temuan mereka dari kelompok lain.

6) Kelompok mencocokan dan membahas hasil – hasil kerja mereka.

f. Keliling Kelompok

1) Salah satu siswa dalam masing-masing kelompok memulai dengan memberikan pandangan dan pemikirannya mengenai tugas yang sedang mereka kerjakan.

2) Siswa berikutnya juga ikut memberikan kontribusinya

3) Demikian seterusnya. Giliran bicara bisa dilaksanakan menurut arah perputaran jarum jam atau dari kiri ke kanan.

g. Kancing Gemerincing

Langkah-langkahnya :

1) Guru menyiapkan satu kotak kecil yang berisi kancing – kancing atau benda kecil lainnya.

2) Sebelum kelompok memulai tugasnya setiap siswa dalam masing – masing kelompok mendapatkan dua atau tiga buah kancing ( jumlah kancing bergantung pada sukar tidaknya tugas yang diberikan.

3) Setiap kali seorang siswa berbicara atau mengeluarkan pendapat dia harus menyerahkan salah satu kancingnya dan meletakkan di tengah – tengah.

4) Jika kancing yang dimiliki seseorang habis, dia tidak boleh berbicara lagi sampai semua rekannya juga menghabiskan kancing mereka.

Baca Juga :

TUJUAN DAN PERBEDAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF

TUJUAN DAN PERBEDAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF

TUJUAN DAN PERBEDAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF

1. Meningkatkan hasil belajar akademik

Meskipun pembelajaran kooperatif meliputi berbagai macam tujuan social, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugas – tugas akademik. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep – konsep yang sulit.

2. Penerimaan terhadap keragaman

Pembelajaran kooperatif memberi peluang kepada siswa yang berbada latar belakang dan kondisi untuk bekerja saling bergantung satu sama lain atas tugas – tugas bersama.

3. Pengembangan ketrampilan sosial

Mengajarkan kepada siswa keterampilan kerjasama dan kolaborasi untuk saling berinteraksi dengan teman yang lain.

PERBEDAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN PEMBELAJARAN TRADISIONAL

Kelompok Belajar Kooperatif

Kelompok Belajar Tradisional

Adanya saling ketergantungan positif, saling membantu dan saling memberikan motivai sehingga ada interaksi promotif.Guru sering membiarkan adanya siswa yang mendominasi kelompok atau menggantungkan diri pada kelompok.
Adanya akuntabilitas individual yang mengukur penguasaan materi pelajaran tiap anggota kelompok. Kelompok diberi umpan balik tentang hasil belajar para anggotanya sehingga dapat saling mengetahui siapa yang memerlukan bantuan dan siapa yang dapat memberikan bantuan.Akuntabilitas individual sering diabaikan sehingga tugas- tugas sering diborong oleh salah seorang anggota kelompok, sedangkan anggota kelompok lainnya hanya ‘enak-enak saja’ diatas keberhasilan temannya yang dianggap ‘ pemborong’.
Kelompok belajar heterogen, baik dalam kemampuan akademik, jenis kelamin, ras, etnik, dsb sehingga dapat saling mengetahui siapa yang memerlukan bantuan dan siapa yang dapat memberikan bantuan.Kelompok belajar biasanya homogen
Pimpinan kelompok dipilih secara demokratis atau bergilir untuk memberikan pengalaman memimpin bagi para anggota kelompok.Pemimpin kelompok sering ditentukan oleh guru atau kelompok dibiarkan untuk memilih pemimpinnya dengan cara masing-masing.
Ketrampilan social yang diperlukan dalam kerja gotong royong seperti kepemimpinan, kemampuan berkomu nikasi, mempercayai orang lain dan mengelola konflik secara langsung diajarkan.Ketrampilan sosial sering tidak diajarkan secara langsung.
Pada saat belajar kooperatif sedang berlangsung, guru terus melakukan pemantauan melalui observasi dan melakukan intervensi jika terjadi masalah dalam kerja sama antar anggota kelompok.Pemantauan melalui observasi dan intervensi sering dilakukan oleh guru pada saat belajarkelompok sedang berlangsung.
Guru memperhatikan secara langsung proses kelompok yang terjadi dalam kelompok – kelompok belajar.Guru sering tidak memperhatikan proses kelompok yang terjadi dalam kelompok – kelompok belajar.
Penekanan tidak hanya pada penyelesaian tugas tetapi juga hubungan interpersonal (hubungan antar pribadi yang saling menghargai).Penekanan sering hanya pada penyelesaian tugas.

KEUNTUNGAN PENGGUNAAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Keuntungan pembelajaran kooperatif diantaranya adalah :

  1. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan social
  2. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap, ketrampilan, informasi, perilaku sosial, dan pandangan-pandangan.
  3. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial.
  4. Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai – nilai sosial dan komitmen.
  5. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau  egois.
  6. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa.
  7. Berbagi ketrampilan sosial yang diperlukan untuk memelihara hubungan saling membutuhkan dapat diajarkan dan dipraktekkan.
  8. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia.
  9. Meningkatkan kemampuan memandang masalah dan situasi dari berbagai perspektif. Ciri Protozoa : Pengertian, Bentuk, Habitat dan Cara Reproduksi
  10. Meningkatkan kesediaan menggunakan ide orang lain yang dirasakan lebih baik.
  11. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan, jenis kelamin, normal atau cacat, etnis, kelas sosial, agama dan orientasi tugas

SINTAK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF

FASE – FASEPERILAKU GURU
Fase 1 : present goals and setMenyampaikan tujuan dan memper siapkan peserta didikMenjelaskan tujuan pembelajaran dan mempersiapkan peserta didik siap belajar.
Fase 2 : present informationMenyajikan informasiMempresentasikan informasi kepada paserta didik secara verbal.
Fase 3 : organize students into learning teamsMengorganisir peserta didik ke dalam tim – tim belajarMemberikan penjelasan kepada peserta didik tentang tata cara pembentukan tim belajar dan membantu kelompok melakukan transisi yang efisien.
Fase  4 : assist team work and studyMembantu kerja tim dan belajarMembantu tim- tim belajar selama peserta didik mengerjakan tugasnya.
Fase 5 : test on the materialsMengevaluasiMenguji pengetahuan peserta didik mengenai berbagai materi pembelajaran atau kelompok- kelompok mempresentasikan hasil kerjanya.
 Fase 6 : provide recognitionMemberikan pengakuan atau penghargaanMempersiapkan cara untuk mengakui usaha dan prestasi individu maupun kelompok.

TEKNIK – TEKNIK PEMBELAJARAN KOOPERATIF

1. Metode STAD ( Student Achievement Divisions ) 

Metode ini dikembangkan oleh Robert Slavin dan kawan – kawan dari universitas John Hopkins. Metode ini digunakan para guru untuk mengajarkan informasi akademik baru kepada siswa setiap minggu, baik melalui penilaian verbal maupun tertulis. Langkah – langkahnya :

a.    Para siswa di dalam kelas dibagi menjadi beberapa kelompok atau tim, masing – masing terdiri atas 4 atau 5 anggota. Tiap kelompok memiliki anggota yang heterogen, baik jenis kelamin, ras, etnik, maupun kemampuan ( tinggi, sedang, rendah ).

b.   Tiap anggota tim/kelompok menggunakan lembar kerja akademik dan kemudian saling membantu untuk menguasai bahan ajar melalui tanya jawab atau diskusiantar sesama anggota tim/ kelompok.

c.    Secara individual atau tim, tiap minggu atau tiap dua minggu akan mengevaluasi untuk mengetahui penguasaan mereka terhadap bahan akademik yang telah dipelajari.

d.   Tiap siswa dan tiap tim diberi skor atas penguasaannya terhadap bahan ajar, dan kepada siswa secara individual atau tim yang meraih prestasi tinggi atau memperoleh skor sempurna diberi penghargaan. Kadang – kadang beberapa atau semua tim memperoleh penghargaan jika mampu meraih suatu criteria atau srandar tertentu.

Sumber Materi : https://www.murid.co.id/

Tags:

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING)

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING)

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF (COOPERATIVE LEARNING)

 PENGERTIAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada penggunaan kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar.

KONSEP DASAR PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Pada dasarnya manusia mempunyai perbedaan, dengan perbedaan itu manusia saling asah, asih, asuh ( saling mencerdaskan ). Dengan pembelajaran kooperatif diharapkan saling menciptakan interaksi yang asah, asih, asuh sehingga tercipta masyarakat belajar ( learning community ). Siswa tidak hanya terpaku belajar pada guru, tetapi dengan sesama siswa juga.

Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang secara sadar dan sengaja mengembangkan interaksi yang silih asuh untuk menghindari ketersinggungan dan kesalahpahaman yang dapat menimbulkan permusuhan, sebagai latihan hidup di masyarakat.

CIRI-CIRI PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Didalam pembelajaran kooperatif terdapat elemen-elemen yang berkaitan. Menurut  Lie ( 2004 ):

1. Saling ketergantungan positif

Dalam pembelajaran kooperatif, guru menciptakan suasana yang mendorong agar siswa merasa saling membutuhkan atau yang biasa disebut dengan saling ketergantungan positif yang dapat dicapai melalui : saling ketergantungan mencapai tujuan, saling ketergantungan menyelesaikan tugas, saling ketergantungan bahan atau sumber, saling ketergantungan peran, saling ketergantungan hadiah.

2. Interaksi tatap muka

Dengan hal ini dapat memaksa siswa saling bertatap muka sehingga mereka akan berdialog. Dialog tidak hanya dilakukan dengan guru tetapi dengan teman sebaya juga karena biasanya siswa akan lebih luwes, lebih mudah belajarnya dengan teman sebaya. Sejarah Masyarakat Indonesia Pra Aksara : Ciri, Metode dan Periodisasi

3. Akuntabilitas individual

Pembelajaran kooperatif menampilkan wujudnya dalam belajar kelompok. Penilaian ditunjukkan untuk mengetahui penguasaan siswa terhadap materi pelajaran secara individual. Hasil penilaian ini selanjutnya disampaikan oleh guru kepada kelompok agar semua kelompok mengetahui siapa kelompok yang memerlukan bantuan dan siapa yang dapat memberikan bantuan,maksudnya yang dapat mengajarkan kepada temannya. Nilai kelompok tersebut harus didasarkan pada rata-rata, karena itu anggota kelompok harus memberikan kontribusi untuk kelompnya. Intinya yang dimaksud dengan akuntabilitas individual adalah penilaian kelompok yang didasarkan pada rata-rata penguasaan semua anggota secara individual.

4. Keterampilan menjalin hubungan antar pribadi

Keterampilan sosial dalam menjalin hubungan antar siswa harus diajarkan. Siswa yang tidak dapat menjalin hubungan antar pribadi akan memperoleh teguran dari guru juga siswa lainnya.

UNSUR – UNSUR MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF

Menurut Roger dan David Johnson ada 5 unsur dalam model pembelajaran kooperatif, yaitu :

1. Positive interdependence ( saling ketergangtungan positif )

Unsur ini menunjukkan bahwa dalam pembelajaran kooperatif ada 2 pertanggungjawaban kelompok. Pertama, mempelajari bahan yang ditugaskan kepada kelompok. Kedua, menjamin semua anggota kelompok secara individu mempelajari bahan yang ditugaskan tersebut.

Beberapa cara membangun saling ketergantungan positif yaitu :

a)    Menumbuhkan perasaan peserta didik bahwa dirinya terintegrasi dalam kelompok, pencapaian tujuan terjadi jika semua anggota kelompok mencapai tujuan.

b)   Mengusahakan agar semua anggota kelompok mendapatkan penghargaan yang sama jika kelompok mereka berhasil mencapai tujuan.

c)    Mengatur sedemikian rupa sehingga setiap peserta didik dalam kelompok hanya mendapatkan sebagian dari keseluruhan tugas kelompok.

d)   Setiap peserta didik ditugasi dengan tugas atau peran yang saling mendukung dan saling berhubungan, saling melengkapi dan saling terikat dengan peserta didik lain dalam kelompok.

2. Personal responsibility ( tanggung jawab perorangan )

Tanggung jawab perorangan merupakan kunci untuk menjamin semua anggota yang diperkuat oleh kegiatan belajar bersama.

3. Face to face promotive interaction ( interaksi promotif )

Unsur ini penting untuk dapat menghasilkan saling ketergantungan positif. Ciri – ciri interaksi promotif adalah :

a.   Saling membantu secara efektif dan efisien

b.   Saling memberi informasi dan sarana yang diperlukan

c.    Memproses informasi bersama secara lebih effektif dan efisien

d.   Saling mengingatkan

e.   Saling percaya

f.    Saling memotivasi untuk memperoleh keberhasilan bersama

4. Interpersonal skill ( komunikasi antar anggota / ketrampilan )

Dalam unsur ini berarti mengkoordinasikan kegiatan peserta didik dalam pencapaian tujuan peserta didik, maka hal yang perlu dilakukan yaitu :

a.   Saling mengenal dan mempercayai

b.   Mampu berkomunikasi secara akurat dan tidak ambisius

c.   Saling menerima dan saling mendukung

d.  Mampu menyelesaikan konflik secara konstruktif.

5. Group processing ( pemrosesan kelompok )

Dalam hal ini pemrosesan berarti menilai. Melalui pemrosesan kelompok dapat diidentifikasi dari urutan atau tahapan kegiatan kelompok dan kegiatan dari anggota kelompok. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas anggota dalam memberikan kontribusi terhadap kegiatan kolaboratif untuk mencapai tujuan kelompok.

Sumber Materi : https://guruips.co.id/

Membedakan Burung Glatik Jantan dan Betina Secara Fisik

Membedakan Burung Glatik Jantan dan Betina Secara Fisik

Membedakan Burung Glatik Jantan dan Betina Secara Fisik

Untuk membedakan jenis kelamin pada gelatik silver sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Berikut ini beberapa hal yang dapat dijadikan acuan untuk membedakan antara jantan dan betina pada gelatik silver.

  1. Bentuk paruh

Bentuk paruh antara gelatik silver jantan dan betina secara sekilas hampir sama. Untuk membedakannya harus diamati secara teliti. Bagi penangkar, tentunya sudah terbiasa dan cepat dalam membedakannya. Lain halnya bagi yang masih awam harus mencermatinya benar-benar.

Paruh gelatik siver jantan, lebih tebal membentuk lekukan pada bagian atas kepala. Paruh gelatik silver betina, hampir rata dengan bagian atas kepala.

Bentuk paruh gelatik silver jantan lebih melebar jika dilihat dari depan. Sementara jika dilihat dari samping akan tampak lebih menebal. Bagian yang menebal ini terlihat jelas pada paruh bagian atas. Pada bagian atas lubang hidungnya kelihatan lebih menebal sehingga membuat lekukan pada kepalanya. Sementara pada yang betina bagian ini tidak terlalu tebal sehingga bagian atas kepala sampai ke ujung paruh terlihat lebih rata.

Warna paruh umumnya sama antara yang jantan dengan betina. Namun jika dibandingkan, warna merah pada paruh gelatik silver betina cenderung lebih terang. Sementara pada paruh gelatik silver jantan lebih tajam (gelap).

  1. Bentuk tubuh

Bentuk tubuh gelatik silver jantan dan betina hampir sama. Namun jika diamati, tubuh jantan akan kelihatan lebih panjang terutama pada bagian leher dan kaki. Namun, hal ini lebih dikarenakan kebiasaan gelatik silver jantan yang suka bertengger dengan tubuh yang tegak. Sedangkan yang betina umumnya saat bertengger kurang tegak dan lebih suka diam. Selain itu, kaki dan jemari yang jantan umumnya lebih panjang serta ramping dibanding betinanya.

  1. Suara yang diperdengarkan

Baik gelatik silver jantan maupun betina dapat bersuara. Namun, suara pada yang betina hanya sedikit sehingga sering dikatakan tidak bersuara. Lain halnya pada yang jantan, suaranya lantang dan dapat membentuk kicauan. Kicauan ini cukup enak untuk dinikmati, meski saat ini hal tersebut kurang diperhatikan. Kicauan akan semakin keras saat masa berahi. Pada saat ini gelatik silver jantan menunjukkan kemampuannya untuk menarik pasangannya. Selain dengan suara, gelatik silver jantan juga memiliki sejenis tarian untuk memikat, sedangkan yang betina relatif lebih diam (pasif).

Tetapi semuanya itu belum bisa di jadikan patokan, karena metode d atas belum 100% berhasil, dan cara efektif untuk mengenali jenis kelamin gelatik adalah dengan cara molecular sexing, yakni menentukan jenis kelamin burung berdasarkan analisis DNA. Tetapi molekular sexing sangat mahal dan hanya bisa dikerjakan di laboratorium. Celakanya, belum banyak laboratorium di Indonesia yang bisa mengerjakan hal tersebut.


Baca Artikel Lainnya:

PlayStation 5 Disebut-sebut Lebih Kuat dari Xbox Scarlett, Ini Bocorannya

PlayStation 5 Disebut-sebut Lebih Kuat dari Xbox Scarlett, Ini Bocorannya

PlayStation 5 Disebut-sebut Lebih Kuat dari Xbox Scarlett, Ini Bocorannya

cheapraybanoutletonline.com – Persaingan Sony dan Microsoft dalam pasar konsol game segera memasuki babak baru. Sony sedang menyiapkan konsol game baru yang diduga bernama PlayStation 5.

Sedangkan Microsoft juga tengah disibukkan dengan pengembangan konsol game baru yang dinamakan project Xbox Scarlett. Keduanya bakal lebih kuat dari generasi sebelumnya.

Microsoft telah mengungkap

sedikit dari Xbox Scarlett di E3 2019 kemarin. Sedangkan Sony absen dari event ‘lebaran’ para gamer tersebut.

Mengutip dari Wccftech, mantan editor IGN, Colin Moriarty dalam sebuah wawancara mengaku telah mencoba kedua konsol game masa depan ini.

Colin Moriarty menyebutkan kalau developer kits PlayStation 5 maupun Xbox Scarlett telah sampai ke tangan para pengembang game. Dari sana ia mencoba merasakan konsol game ini.

Menurutnya PlayStation 5

bakal lebih bertenaga dibandingkan dengan Xbox Scarlett. Secara spesifikasi, nampak PlayStation bakal lebih unggul.

Namun itu baru bocoran lewat development kits yang diterima pengembang game. Spesifikasi akhir dari kedua konsol game ini bisa saja berubah.

Senada dengan Colin Moriarty, Andrew Reiner dari Game Informer

Menurut Adrew Reiner, PlayStation 5 punya target spesifikasi yang lebih tinggi dari Xbox Scarlett.

Seperti dikabarkan sebelumnya, kedua konsol game ini kembali memakai arsitektur dari AMD. Tidak lain akan memakai AMD NAVI sebagai otak di balik konsol game tersebut.

PlayStation 4 maupun Xbox One juga memakai arsitektur dari AMD. Keduanya sama-sama memakai AMD Jaguar 8 core, yang membedakan hanya clock speed dan model memory yang dipakai.

Dalam E3 2019 sendiri, Microsoft mengumumkan kalau Xbox Scarlett akan tiba pada akhir 2020. Microsoft memasukkan banyak teknologi baru di konsol game ini.

Microsoft mengklaim Xbox Scarlett mendukung resolusi hingga 8K, load time makin kencang, mendukung frame rate 120 fps, tidak ketinggalan dukungan RTX.

Jika Xbox Scarlett bisa seperti itu, pastinya PlayStation 5 tidak ketinggalan. Karena disebut-sebut punya tenaga lebih kuat.

Hal ini juga didukung oleh pernyataan Toshihiro Nagoshi, sutradara Yakuza. Ia menyebutkan kalau PlayStation 5 punya kekuatan yang luar biasa.

Ia juga menyebutkan dengan adanya kecerdasan buatan dan deep learning yang ditanamkan dalam PlayStation 5. Tidak heran nantinya konsol game ini harus punya tenaga lebih.

Melihat kabar ini, pastinya akan menarik untuk menyimak persaingan konsol game yang makin memanas. Jadi kamu memihak ke PlayStation 5 atau Xbox Scarlett?