Padang Panjang Mulai Lakukan Seleksi Anggota Paskibra 2016

Padang Panjang Mulai Lakukan Seleksi Anggota Paskibra 2016

Padang Panjang Mulai Lakukan Seleksi Anggota Paskibra 2016

Pemerintah Kota Padang Panjang, telah memulai seleksi anggota pasukan pengibar

bendera (Paskibra) untuk upacara Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2016 mendatang.

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis melalui Kadisporbudpar Sri Syahwitri,

mengatakan kegiatan seleksi paskibra 2016 dilakukan tgl 4 s/d 7- 4-2016 di Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM). Para peserta yang mengikuti seleksi berasal dari pelajar SLTA yang ada di Kota Padang Panjang.

Mereka yang ikut, sambungnya, juga sudah menjalani seleksi di sekolah masing-masing. Kemudian diajukan untuk seleksi Kota dan bahkan ada yang disiapkan untuk Paskibra tingkat provinsi dan nasional.

“Sistem penilaian yang dipakai hari pertama adalah sistem gugur, tahapan ini

menilai tinggi dan kesehatan badan. Selanjutnya berdasarkan penilaian tim seleksi mereka yang dinyatakan lulus akan diumumkan. Tim seleksi dari TNI, Polri, Satpol PP, Gerakn Pramuka, PPI dan Tenaga Ahli,” kata Sri Syahwitri, Senen, (4/4/2016) di Padang Panjang.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/4wGUN5IdT0zSa3s

Di Banda Aceh, UN Berbasis Komputer Perdana Sukses

Di Banda Aceh, UN Berbasis Komputer Perdana Sukses

Di Banda Aceh, UN Berbasis Komputer Perdana Sukses

Sebanyak 286 siswa SMAN 2 Boarding School Banda Aceh secara perdana mengikuti

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2015/2016 pada Senin (4/4/2016) pagi.Di Banda Aceh, UN Berbasis Komputer Perdana Sukses

Para siswa SMAN 2 Banda Aceh terdiri atas tiga jurusan yakni Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa Indonesia.

Ujian berbasis komputer ini digagas oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diikuti oleh seluruh sekolah di Indonesia. Pada tahun ini terdapat 18 sekolah masing-masing terdiri dari tujuh sekolah setingkat SMA, tiga SMK dan delapan SMP di Banda Aceh yang menggelar UNBK.

“Alhamdulliah sekolah kami memenuhi syarat untuk menggelar UNBK perdana di

Aceh, sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi kepada anak-anak, memberikan latihan-latihan, dan mempersiapkan insfrastruktur keperluan UNBK,” kata Kepala SMA Negeri 2 Banda Aceh, Syarwanjoni SPd MPd saat dijumpai GoAceh.co.

Selain itu, Syarwanjoni mengaku juga sudah mengantisipasi kendala yang akan terjadi saat berlangsung UN agar tidak mengganggu konsentrasi para siswa dalam mengerjakan soal Ujian Nasional (UN).

“Kami sudah mempersiapkan ginset untuk mengantisipasi padamnya listrik,

meskipun pihak PLN sudah menjamin listrik tidak akan padam selama UN berlangsung. UN hari ini aman,” tuturnya.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/n1bR1IYdbq

Tunjangan Profesi Guru, Pemko Pekanbaru Sudah Siapkan Rp112 Miliar

Tunjangan Profesi Guru, Pemko Pekanbaru Sudah Siapkan Rp112 Miliar

Tunjangan Profesi Guru, Pemko Pekanbaru Sudah Siapkan Rp112 Miliar

Pemerintah Kota Pekanbaru, Provinsi Riau menyediakan tunjangan profesi guru di kas daerah kini tercatat sebesar Rp112 miliar.

“Artinya tunjangan profesi guru tersebut  masih utuh kendati kebijakan pusat menetapkan pemotongan anggaran di APBN-P 2016,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal, dalam keteranganya di Pekanbaru, Sabtu.

Pendapat demikian disampaikannya terkait tunjangan profesi guru PNS daerah secara nasional dipotong sebesar Rp23,3 triliun yang merupakan selisih pagu anggaran di APBN-P 2016 Rp69,7 triliun, sementara di progonosis pagunya hanya butuh Rp46,4 triliun.

Menurut dia, kebijakan pusat terkait pemotongan anggaran untuk tunjangan profesi guru PNS daerah tidak akan berpengaruh, karena Pekanbaru masih memiliki deposit dana sertifikasi.

Kini, katanya lagi, besaran dana sertifikasi guru yang masih tersedia  Rp112 miliar, itu pun jika digunakan untuk membayar kebutuhan tunjangan profesi guru PNS daerah pertriwulannya hanya akan menghabiskan Rp51 miliar.

“Sesuai ketersediaan anggaran hingga akhir tahun kebutuhan dana bagi para guru

masih mencukupi bahkan berlebih. Apalagi kini hanya tinggal pembayaran triwulan IV (akhir), karena triwulan III sudah dibayarkan,” katanya.

Ia mengatakan, kebijakan pemotongan anggaran untuk tunjangan profesi guru sebesar Rp23,3 triliun di APBN Perubahan 2016, ditetapkan pemerintah lebih karena ada guru yang pensiun, atau jam kerjanya yang tidak mencukupi dan sebagainya.

Sebelumnya Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati  memotong

anggaran untuk tunjangan profesi guru Pegawai Negeri Sipil Daerah (PNSD) sebesar Rp23,3 triliun di APBN Perubahan 2016.

Diakui Sri Mulyani, pemotongan anggaran tunjangan profesi guru PNSD ini karena penurunan jumlah guru bersertifikat yang berhak memperoleh tunjangan ini dari 1,3 juta orang menjadi 1,2 juta orang karena pensiun.

Adanya sisa tunjangan profesi guru tahun 2015 di rekening kas umum daerah Rp19,6 triliun yang harus diperhitungkan dalam penyaluran tunjangan di 2016.

“Kami juga menghemat tambahan penghasilan guru (Tamsil) PNSD Rp209,1 miliar

karena adanya sisa dana Tamsil di kas daerah yang harus diperhitungkan dalam penyaluran dana Tamsil 2016,” ujar Sri Mulyani.

Untuk diketahui, pemotongan anggaran tunjangan profesi guru PNSD dan tambahan penghasilan guru PNSD masuk dalam penghematan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik sebesar Rp23,7 triliun di APBN-P 2016

 

Baca Juga :

Tingkatkan Skill dan Karakter Pelajar, SMP PGRI Dumai Lakukan Terobosan

Tingkatkan Skill dan Karakter Pelajar, SMP PGRI Dumai Lakukan Terobosan

Tingkatkan Skill dan Karakter Pelajar, SMP PGRI Dumai Lakukan Terobosan

Demi menghilangkan imej sekolah ‘terpinggirkan’ oleh penilaian masyarakat,

sejumlah terobosan pun dilakukan oleh SMP PGRI Kota Dumai ini. Sebab selama ini, sekolah yang berlokasi di Jalan Kesuma, Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Provinsi Riau sebagai alternatif terakhir bagi para orang tua untuk menyekolahkan putra-putri mereka. Dikarenakan nilai yang didapat usai ujian akhir sekolah (UAS) tingkat sekolah dasar (SD) tak memenuhi untuk mendapatkan sekolah negeri favorit.

Hal itu disampaikan Kepala SMP PGRI Kota Dumai, Ir Iswanto kepada MKK News Groups, Senin (30/1/2017) siang di ruang kerjanya. Ia mengungkapkan, sejumlah item pembinaan pun dilakukan pihaknya.

Di antaranya program kedisiplinan dan penambahan jam belajar. Untuk

kedisiplinan, pihaknya memberlakukan 43 poin peraturan beserta sanksi kepada pelajar sekolah beserta seluruh tenaga pendidik dan karyawan sekolah.

Lalu menambah jam belajar dengan sistem full day school sesuai program yang tengah digebrak oleh Pemerintah Pusat. Is sapaan pria berusia 52 tahun ini, telah bekerjasama dengan salah satu tempat bimbingan belajar (bimbel) Smart Education, dimana para pelajar setelah menyelesaikan jam belajarnya dari pukul 7.15 WIB hingga 14.15 WIB, lalu dilanjutkan dengan penambahan jam terobosan hingga pukul 15.15 WIB bagi kelas VII dan VIII setiap hari Selasa, Rabu dan Kamis.

“Untuk kelas IX, kita berlakukan dari hari Senin hingga Jumat. Khusus Jumat,

mereka pulang dulu baru melanjutkan di pukul 14.15 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Tujuannya untuk mempermudah pelajar menghadapi UN (ujian nasional) nanti, sehingga anak kita bisa diterima di sekolah negeri favorit,”terang Is yang menggawangi SMP PGRI Dumai ini sejak 2015 silam. “Tentunya mengantisipasi si anak (pelajar) tidak keluyuran lagi khususnya ke warnet (warung internet) usai pulang sekolah dan kenakalan remaja,”sebut dia.

Kedua, meningkatkan karakter, dengan mengadakan ekstrakulikuler (ekskul) di bidang keagamaan. “Untuk umat muslim kita gelar rohis (rohani Islam) termasuk non muslim yang dibimbing oleh guru agama masing – masing setiap Jumat,”kata mantan guru mata pelajaran Elektro di SMP YKPP Dumai itu.

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/NORoL0c1gC57kE8

 

Miris…!!! Guru Mengeluh Haknya Belum Dibayarkan, Dewan Desak Pemko Pekanbaru Jemput Bola

Miris…!!! Guru Mengeluh Haknya Belum Dibayarkan, Dewan Desak Pemko Pekanbaru Jemput Bola

Miris…!!! Guru Mengeluh Haknya Belum Dibayarkan, Dewan Desak Pemko Pekanbaru Jemput Bola

Hingga penghujung tahun 2016, guru yang berstatus ASN di Kota Pekanbaru masih mengeluhkan belum keluarnya uang transportasi dan sertifikasi selama tiga bulan yang seharusnya sudah menjadi hak mereka.

Padahal semua kewajiban mereka selaku guru sudah dipenuhi. Sudah selayaknya hak mereka juga diberikan tanpa mengulur waktu.

“Sudah tiga bulan kami belum menerima uang transportasi dan uang sertifikasi

untuk triwulan keempat. Tentu hal ini sangat kita sayangkan terlebih sudah mau memasuki pergantian tahun,” ujar salah seorang guru yang meminta namanya tidak ditulis kepada wartawan, Senin (26/12/2016).

Selain itu, dirinya juga menyayangkan sikap Pemko yang selama ini terkesan melalaikan hak pengajar di Pekanbaru.

“Semua kewajiban sudah kami penuhi, dan mengajar kita diminta sesuai kebutuhan dan aturan, tapi kalau kita sedikit melakukan kesalahan, langsung dipotong uang tunjungan satu bulan penuh,” keluhnya.

Menanggapi peristiwa tersebut, anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru,

Zulkarnain, mengatakan, memang dana sertifikasi guru uangnya berasal dari pemerintah pusat, namun ia tidak mengetahui pasti apakah uang tersebut sudah dikirim ke Pemerintah Kota atau belum.

“Saya yakin kalau sudah diturunkan dana tunjangan tersebut dari pusat pastilah dibayarkan. Tidak mungkin Pemko Pekanbaru berani menahan dana yang sudah menjadi hak guru,” ucapnya.

Kata Politisi PPP ini lagi, memang langkah terbaik yang dilakukan Pemko Pekanbaru

saat ini melakukan jemput bola, dan jangan cuma hanya menunggu di daerah saja, bila memang dana itu belum dikirim pusat.

“Ada baiknya segera berkomunikasi ke pemerintah pusat, terlebih ini sudah akhir tahun. Kan aneh saja kalau tunjangan guru tahun ini belum dibayar hingga tahun 2017,” tuturnya.**

 

Sumber :

https://www.emailmeform.com/builder/form/TLfc5mdS05P3c3

Pengaruh Perilaku Kepemimpinan Transformasional Dan Transaksional

Pengaruh Perilaku Kepemimpinan Transformasional Dan Transaksional

Pengaruh Perilaku Kepemimpinan Transformasional Dan Transaksional

Studi ini menitikberatkan pada tinjauan terhadap pengaruh perilaku kepemimpinan transformasional dan transaksional terhadap kinerja karyawan lini depan pada perusahaan jasa. Dugaan penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku kepemimpinan transformasi mempengaruhi secara positif kinerja karyawan lini depan dan sebaliknya perilaku kepemimpinan transformasi mempengaruhi secara negatif karyawan lini depan. Dugaan yang disusun pada penelitian ini diuji secara empiric terhadap 204 responden yang merupakan karyawan lini depan dan 204 responden yang merupakan pelanggan dari tiga jenis perusahaan jasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum jenis kepemimpinan transformasional berpengaruh positif pada kinerja karyawan lini depan pada perusahaan jasa dan jenis kepemimpinan transaksional berpengaruh negatif. Namun demikian beberapa perilaku pada jenis kepemimpinan transformasional mempengaruhi kinerja karyawan lini depan jasa secara negatif yang berarti menolak hipotesis penelitian. Demikian juga karena perilaku imbalan kontijen dari jenis
kepemimpinan transaksional mempengaruhi secara positif terhadap kinerja tertentu dari karyawan lini depan.
Keywords : Kepemimpinan transformasional, kepemimpinan transaksional, perilaku kinerja, karyawan lini depan.
1. LATAR BELAKANG
Perkembangan industri jasa yang sangat pesat menyebabkan persaingan bisnis jasa menjadi sangat tajam, baik dipasar domestic (nasional) maupun di pasar internasional / global. Untuk memenangkan persaingan, perusahaan harus mampu memberikan kepuasan kepada para pelanggannya, yaitu dengan menghasilkan kualitas pelayanan yang sesuai dengan harapan pelanggan.
Menurut Zeithaml dan Bitner (1996), kepuasan pelanggan dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu kualitas layanan, faktor bunga, factor situasi dan faktor pribadi. Dari keempat faktor tersebut, faktor kualitas layanan merupakan salah satu factor penting, karena bagi konsumen jasa, harapan utama mereka adalah mendapatkan pelayanan dengan kualitas yang baik.
Menurut Gronroos (1990) cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan adalah dengan memahami dan memperlakukan karyawan lini depan (frontliners) dengan tepat. Karyawan yang memiliki kontak dengan pelanggan

Baca Juga : 

Asumsi-Asumsi Dasar Analisa Break Even Point

Asumsi-Asumsi Dasar Analisa Break Even Point

Asumsi-Asumsi Dasar Analisa Break Even Point

Beberapa asumsi yang berpengaruh dalam analisa break even menurut Mulyadi (1993, p. 259) adalah sebagai berikut :
a. Variabilitas biaya dianggap akan mendekati pola perilaku yang diramalkan.
b. Harga jual produk dianggap tidak berubah-ubah pada berbagai tingkat kegiatan.
c. Kapasitas produksi pabrik dianggap secara relative konstan.
d. Harga faktor-faktor produksi dianggap tidak berubah.
e. Efisiensi produksi dianggap tidak berubah.
f. Perubahan jumlah persediaan awal dan akhir dianggap tidak signifikan.
g. Komposisi produk yang dijual dianggap tidak berubah.
h. Volume merupakan faktor satu-satunya yang mempengaruhi biaya

Dampak Perubahan dari Beberapa Faktor dalam Analisa Break Even Point Menurut Mulyadi dalam buku Akuntansi Manajemen (1993, 259):
a. Suatu perubahan dalam biaya variabel akan mengakibatkan perubahan dalam contribution margin dan impas.
b. Suatu perubahan dalam harga jual akan mengakibatkan perubahan pada contribution margin dan impas.
c. Angka laba kontribusi hanya akan dipengaruhi oleh perubahan pada biaya variabel dan harga jual.
d. Suatu perubahan dalam biaya tetap mengakibatkan perubahan pada impas tapi tidak mempengaruhi laba kontribusi.
e. Suatu perubahan gabungan dalam biaya tetap dan biaya variabel pada arah yang sama akan menyebabkan perubahan tajam terhadap impas.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Manfaat Analisa Break Even Point

Manfaat Analisa Break Even Point

 

Manfaat Analisa Break Even Point

Menurut Rony (1990, p. 357) analisis titik impas atau analisis Break Even Point sangat bermanfaat bagi manajemen dalam menjelaskan beberapa keputusan operasional yang penting dalam tiga cara berbeda namun tetap berkaitan yaitu:
a. Pertimbangan tentang produk baru dalam menentukan berapa tingkat penjualan yang harus dicapai agar perusahaan memperoleh laba.
b. Sebagai kerangka dasar penelitian pengaruh ekspansi terhadap tingkat operasional.
c. Membantu manajemen dalam menganalisis konsekuensi penggeseran biaya variabel menjadi biaya tetap karena otomisasi mekanisme kerja dengan peralatan yang canggih.
Matz, Usry dan Hammer (1991, p. 224) juga menjelaskan beberapa manfaat analisa break even untuk manajemen, yaitu :
a. Membantu pengendalian melalui anggaran.
b. Meningkatkan dan menyeimbangkan penjualan.
c. Menganalisa dampak perubahan volume.
d. Menganalisa harga jual dan dampak perubahan biaya.
e. Merundingkan upah.
f. Manganalisa bauran produk.
g. Manerima keputusan kapitalisasi dan ekspansi lanjutan.
h. Menganalisa margin of safety.

Sedangkan menurut Sigit (1993, p. 1) analisa Break Even Point mempunyai beberapa manfaat, diantaranya adalah :
a. Sebagai dasar merencanakan kegiatan operasional dalam usaha mencapai laba tertentu.
b. Sebagai dasar atau landasan untuk mengendalikan aktivitas yang sedang berjalan.
c. Sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan harga jual.
d. Sebagai bahan atau dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM PEMBUATAN TEMPE

FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM PEMBUATAN TEMPE

FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM PEMBUATAN TEMPE

1.    Oksigen

Oksigen dibutuhkan untuk pertumbuhan kapang. Aliran udara yang terlalu cepat menyebabkan proses metabolisme akan berjalan cepat sehingga dihasilkan panas yang dapat merusak pertumbuhan kapang. Oleh karena itu apabila digunakan kantong plastik sebagai bahan pembungkusnya maka sebaiknya pada kantong tersebut diberi lubang dengan jarak antara lubang yang satu dengan lubang lainnya sekitar 2 cm.

2.    Uap air

Uap air yang berlebihan akan menghambat pertumbuhan kapang. Hal ini disebabkan karena setiap jenis kapang mempunyai Aw optimum untuk pertumbuhannya.

3.    Suhu

Kapangtempedapat digolongkan kedalam mikroba yang bersifat mesofilik, yaitu dapat tumbuh baik pada suhu ruang (25-27oC). Oleh karena itu, maka pada waktu pemeraman, suhu ruangan tempat pemeraman perlu diperhatikan.

4.    Keaktifan Laru

Laru yang disimpan pada suatu periode tertentu akan berkurang keaktifannya. Karena itu pada pembuatan tape sebaiknya digunakan laru yang belum terlalu lama disimpan agar dalam pembuatantempetidak mengalami kegagalan.
Untuk membuat tempedibutuhkan inokulum atau laru tempeatau ragi tempe. Laru tempedapat dijumpai dalam berbagai bentuk misalnya bentuk tepung atau yang menempel pada daun waru dan dikenal dengan nama Usar. Laru dalam bentuk tepung dibuat dengan cara menumbuhkan spora kapang pada bahan, dikeringkan dan kemudian ditumbuk. Bahan yang akan digunakan untuk sporulasi dapat bermacam-macam seperti tepung terigu, beras, jagung, atau umbi-umbian.
Berdasarkan atas tingkat kemurniannya, inokulum atau larutempedapat dibedakan atas: inokulum murni tunggal, inokulum campuran, dan inokulum murni campuran. Adapun perbedaannya adalah pada jenis dan banyaknya mikroba yang terdapat dan berperan dalam laru tersebut.
Mikroba yang sering dijumpai pada laru tempeadalah kapang jenis Rhizopus oligosporus, atau kapang dari jenis R. oryzae. Sedangkan pada laru murni campuran selain kapang Rhizopus oligosporus, dapat dijumpai pula kultur murni Klebsiella. Selain bakteri Klebsiella, ada beberapa jenis bakteri yang berperan pula dalam proses fermentasi tempe diantaranya adalah: Bacillus sp.,Lactobacillus sp., Pediococcus sp., Streptococcus sp., dan beberapa genus bakteri yang memproduksi vitamin B12. Adanya bakteri Bacillus sp padatempe merupakan kontaminan, sehingga hal ini tidak diinginkan.
Selama proses fermentasi, kedelai akan mengalami perubahan baik fisik maupun kimianya. Protein kedelai dengan adanya aktivitas proteolitik kapang akan diuraikan menjadi asan-asam amino, sehingga nitrogen terlarutnya akan mengalami peningkatan. Dengan adanya peningkatan dari nitrogen terlarut maka pH juga akan mengalami peningkatan. Nilai pH untuktempeyang baik berkisar antara 6,3 sampai 6,5. Kedelai yang telah difermentasi menjaditempeakan lebih mudah dicerna. Selama proses fermentasi karbohidrat dan protein akan dipecah oleh kapang menjadi bagian-bagian yang lebih mudah larut, mudah dicerna dan ternyata bau langu dari kedelai juga akan hilang.


Baca Artikel Lainnya:

Permasalahan yang Berhubungan dengan Perairan Darat

Permasalahan yang Berhubungan dengan Perairan Darat

Permasalahan yang Berhubungan dengan Perairan Darat

Dalam kehidupan sehari-hari, cukup banyak ditemukan permasalahan yang berhubungan dengan perairan darat. Permasalahan tersebut bukan hanya berkaitan dengan kualitas air saja, namun juga berkaitan dengan kuantitas air. Berikut ini adalah contoh permasalahan tentang perairan darat yang paling banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

 

  1.    Cone of Depression(Kerucut Penurunan Permukaan Air Tanah)

Cone of depression adalah fenomena penurunan permukaan air tanah akibat kegiatan penggunaan air tanah secara berlebihan di suatu daerah. Akibat dari tindakan ini adalah keringnya sungai dan mata air saat musim kemarau. Akibatnya, diperlukan biaya dan tenaga ekstra untuk memperdalam sumur masyarakat.

  1.    Intrusi Air Laut

Intrusi air laut merupakan dampak lanjutan dari cone of depression yang biasanya terjadi di daerah pesisir. Akibat cone of depression, zona pertemuan antara air laut dan air tanah (interface) menjadi lebih menjorok ke daratan sehingga air tawar sulit diperoleh di daerah pesisir. Intrusi air laut terjadi di berbagai kota besar yang terletak di pesisir.

  1.    Land Subsidence(Penurunan Permukaan Tanah)

Penurunan permukaan tanah terjadi akibat kegiatan eksploitasi air tanah secara besar-besaran. Air tanah mengisi pori-pori tanah dan batuan, apabila terjadi eksploitasi secara besar-besaran, maka akan terjadi penurunan (ambles). Fenomena land subsidence yang sangat besar terjadi di Virginia, Amerika Serikat pada rentang tahun 1925 – 1977. Selama rentang waktu tersebut terjadi penurunan permukaan lebih dari 10 meter. Di Indonesia fenomena penurunan permukaan tanah terjadi di Jakarta dan Semarang dengan penurunan kurang dari 2 cm/tahun.

  1.    Pencemaran Air

Pencemaran air adalah peristiwa masuknya zat-zat berbahaya tertentu ke dalam tubuh air melebihi batas persyaratan kesehatan. Pencemaran dapat berasal dari limbah rumah tangga, limbah industri, penggunaan pestisida, sampah, aktivitas pertambangan, hujan asam, dan intrusi air asin.


Sumber:

https://kelasips.co.id/

https://kelasips.com/