Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli

Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli

Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli

Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli

Pengertian Masyarakat

10 Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli Beserta Cirinya Lengkap- Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu dalam kelompok. Kata “masyarakat” sendiri berasal dari kata Arab, musyarak. Lebih abstrak, sebuah komunitas adalah jaringan hubungan antara entitas.

Masyarakat adalah sebuah komunitas satu sama lain (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, orang menggunakan istilah untuk merujuk kepada sekelompok orang yang hidup bersama dalam sebuah komunitas yang teratur.

Pengertian Masyarakat Menurut Para Ahli

Menurut Max Weber

Masyarakat adalah struktur atau tindakan yang terutama ditentukan oleh harapan dan nilai-nilai yang dominan pada warganya.

Menurut Karl Marx

Masyarakat adalah struktur organisasi yang menderita karena perkembangan ketegangan atau konflik antara ekonomi terfragmentasi.

Menurut Paul B. Horton

Masyarakat adalah sekelompok orang yang relatif independen, hidup bersama untuk waktu yang lama, menghuni daerah tertentu, memiliki budaya yang sama dan melakukan sebagian besar kegiatan dalam kelompok itu.

Menurut Roucek

Masyarakat adalah sekelompok orang yang memiliki rasa dan kesadaran kolektif, di mana mereka tinggal (hidup) di daerah yang sama yang sebagian besar atau semua masyarakat adat dan menunjukkan aktivitas yang sama juga.

Menurut Warren

Masyarakat adalah sekelompok orang yang memiliki rasa dan kesadaran kolektif, di mana mereka tinggal (hidup) di daerah yang sama yang sebagian besar masyarakat.

Menurut Koentjaraningrat

Masyarakat adalah kesatuan hidup manusia yang terikat oleh sistem adat tertentu.

MenurutMayor Polak

Masyarakat adalah wadah semua relevansi sosial yang terdiri dari banyak kolektivitas serta kelompok, dan setiap kelompok terdiri dari kelompok yang lebih kecil (sub-kelompok).

Menurut Emile Durkheim

Masyarakat merupakan realitas objektif individuindividu yang adalah anggota.

Menurut Syaikh Taqyuddin An-Nabhani

Sekelompok manusia dapat dianggap sebagai masyarakat jika mereka memiliki pikiran, perasaan, dan sistem / aturan yang sama. Dengan kesamaan tersebut, manusia kemudian berinteraksi manfaat berdasarkan.

Menurut Wikipedia

Masyarakat adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu dalam kelompok.

Masyarakat sering diselenggarakan terutama didasarkan pada mata pencaharian. Ilmuwan sosial diidentifikasi ada: masyarakat pemburu, masyarakat pastoral nomaden, hortikultura masyarakat dan masyarakat pertanian intensif, juga disebut masyarakat peradaban. Beberapa ahli menganggap masyarakat pasca-industri dan industri sebagai kelompok masyarakat yang terpisah dari masyarakat pertanian tradisional.

Masyarakat juga dapat diselenggarakan oleh struktur politik: di urutan kompleksitas dan besar, ada sebuah band komunitas, suku, chiefdom, dan masyarakat negara.

Kata berasal dari komunitas Latin, societas, yang berarti hubungan persahabatan dengan satu sama lain. Socius Societas berasal dari kata yang berarti teman, sehingga rasa masyarakat berkaitan erat dengan kata sosial. Secara implisit, mengatakan masyarakat menyiratkan bahwa setiap anggota memiliki perhatian yang sama dan minat dalam mencapai tujuan bersama.

Ciri-ciri Masyarakat menurut Para Ahli

Interaksi manusia terorganisir kolektivitas
Kegiatannya fokus pada sejumlah tujuan yang sama
Memiliki kecenderungan untuk memiliki keyakinan, sikap dan bentuk-bentuk lain dari tindakan yang sama.

Konsep Dasar Masyarakat

Untuk menganalisis secara ilmiah tentang proses terbenruknya masyarakat setelah masalah yang ada sebagai proses yang sedang berjalan atau bergeser kita perlu beberapa konsep. Konsep-konsep ini diperlukan untuk menganalisis bentuk dan pergerakan orang dan budaya serta dalam studi yang disebut antropologi sosial dan sosiologi (dinamika sosial) yang dinamis. Konsep-konsep kunci termasuk:

Internalisasi (internalization)
Sosialisasi (socialization)
Enkulturasi (enculturation)

Baca Juga :