Proporsi Adalah

Proporsi Adalah

Proporsi Adalah

Menurut jenisnya proposisi dibagi ke dalam empat aspek yaitu berdasarkan bentuk, berdasarkan sifat, berdasarkan kualitas dan berdasarkan kuantitas. Berikut adalah penjelasannya.

1. Berdasarkan bentuk

Proposisi berdasarkan bentuk dibagi menjadi dua yaitu :
a. Proposisi Tunggal
Proposisi tunggal adalah proposisi yang terdiri atas satu subjek dan satu predikat.

Contoh :
– Semua manusia membutuhkan air.
– Semua pengendara sepeda motor harus memakai helm.

b. Proposisi Majemuk
Proposisi majemuk adalah yang terdiri dari satu subjek dan lebih dari satu predikat.

Contoh :

– Semua petugas pajak haruslah jujur dan bertanggungjawab.
– Semua mahasiswa harus belajar dan berdoa.

2. Berdasarkan sifat
Proposisi berdasarkan sifat dibagi menjadi dua yaitu :
a. Proposisi Kategorial
Proposisi kategorial adalah proposisi yang hubungan subjek dan predikat tidak memerlukan syarat apapun,

Contoh :

Semua burung adalah binatang.
Semua komputer adalah alat elektronik.

Proposisi Kondisional

Proposisi kondisional adalah proposisi yang hubungan subjek dan predikat memerlukan syarat tertentu.

Contoh :
– Seandainya saya seorang petugas pajak, saya akan bekerja dengan jujur..
– Jika sumber saya punya waktu luang, saya akan menghabiskannya bersama teman-teman.

Proposisi kondisional dibagi menjadi dua yaitu :
a. Proposisi Kondisional Hipotesis
Yaitu proposisi yang memiliki syarat, penyebab dan akibat.

Contoh :
– Jika kita tidak belajar, maka kita akan kesulitan mengerjakan soal ujian.
– Jika kita tidak jujur, maka kita tidak akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain.

b. Proposisi Kondisional Disjungtif
Yaitu proposisi yang mengandung dua pilihan alternatif.

Contoh :
– Sule itu seorang artis atau pelawak.

Berdasarkan Kualitas

Proposisi berdasarkan kualitas dibagi menjadi dua yaitu :
a. Proposisi Positif
Proposisi positif adalah proposisi dimana ada persesuaian antara subjek dan predikat.

Contoh :
– Semua mahasiswa pandai mendapatkan memiliki ipk tinggi.

b. Proposisi Negatif
Proposisi negatif adalah proposisi dimana tidak ada kesesuaian antara subjek dan predikat.

Contoh :
– Semua angka bukanlah huruf.

4. Berdasarkan Kuantitas
Proposisi berdasarkan kuantitas dibagi menjadi dua yaitu :
a. Proposisi Umum

Contoh :
– Semua motor adalah kendaraan.

b. Proposisi Khusus

Contoh :
– Sebagian mahasiswa adalah asisten laboratorium.

Sumber : https://duniapendidikan.co.id/