RUU PDP diharapkan buka peluang investasi

RUU PDP diharapkan buka peluang investasi

RUU PDP diharapkan buka peluang investasi

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan beberapa

perusahaan global menyatakan ketertarikan untuk bekerja sama dengan Indonesia, namun, menunggu regulasi mengenai perlindungan data.

“Salah satu yang penting dalam diskusi tersebut adalah tersedianya undang-undang perlindungan data yang relevan dengan kebutuhan Indonesia dan kebutuhan zaman sekarang ini,” kata Johnny, saat jumpa pers di Kominfo, Selasa.

Johnny saat itu sedang menjelaskan pertemuan dengan para petinggi perusahaan

teknologi global, antara lain Qualcomm dan Amazon saat menghadiri World Economic Forum di Davos, Swiss pekan lalu.

Menurut Johnny, investasi di bidang teknologi dan telekomunikasi sebetulnya sudah ada, namun, perusahaan-perusahaan tersebut menunggu regulasi mengenai perlindungan data tersedia di Indonesia.

Kominfo menyatakan sudah menyerahkan draf RUU Perlindungan Data Pribadi ke

DPR, namun, kapan draf tersebut dibahas, merupakan wewenang DPR.

Draf yang terdiri dari 15 bab dan 72 pasal ini membahas kedaulatan data, keamanan data hingga pemilik data dan pengguna data.

Selain memberikan perlindungan data, undang-undang ini diharapkan akan ramah bagi inovasi maupun investasi.

 

sumber :

https://pendidikan.co.id/seva-mobil-bekas/